Senin, 28 September 2026
27.2 C
Surabaya
More
    PendidikanMadrasah Aliyah 4.0 Leadership Boothcamp

    Madrasah Aliyah 4.0 Leadership Boothcamp

    Bogor – Sebanyak 80 siswa yang merupakan pengurus OSIS Madrasah se-Jabodetabek mengikuti Madrasah Aliyah 4.0 Leadership Boothcamp, di  Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/7/2019).

    Kegiatan yang berlangsung  selama tiga hari ini,  diselenggarakan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bersama XL Axiata. Kegiatan ini  bertujuan memberikan pembekalan soft skill dan kemampuan leadership bagi siswa Madrasah Aliyah (MA).

    Direktur KSKK Madrasah, A. Umar, mengatakan bahwa Leadership Boot Camp merupakan program berkelanjutan antara Kementerian Agama dan XL Axiata.

    “Leadership Boot Camp bertujuan untuk mempersiapkan siswa madrasah menyongsong Revolusi Industri 4.0 melalui penguatan soft skill yang dibutuhkan, menciptakan kemampuan leadership yang berkarakter, dan berdaya saing,” terang Umar.

    Dikatakan Umar, kemampuan leadership dan soft skill harus ditanamkan kepada siswa madrasah sesuai dengan perkembangan zaman. Ini penting menurut Umar, karena siswa madrasah akan hidup di masa depan bukan hidup di zaman kita.

    “Allimu auladakum fainnahum makhliquna lizamanin ghairi zamanikum, didiklah/ajarilah anak-anakmu. Karena mereka diciptakan untuk zamannya di masa depan, bukan untuk zamanmu sekarang,” ujar Umar menukil Hadits Nabi Muhammad SAW.

    Menurut Umar, dalam pendidikan harus melewati proses panjang, pendidikan tidak boleh instan. Karena hasil dari pendidikan akan dirasakan di masa mendatang.

    Sebelumnya, Group Head People Service XL Axiata, Hira Kurnia mengatakan, bahwa XL berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap program pemerintah di bidang pendidikan khususnya pendidikan di madrasah.

    “Madrasah Leadership Booth Camp merupakan wujud dari Madrasah Goes To Digital. Program ini berinisiasi menumbuhkan semangat digitalisasi di tengah para pelajar madrasah,” ungkap Hira.

    “Semoga program ini dapat menelurkan generasi calon pemimpin berkualitas yang berasal dari Madrasah Aliyah dan tentunya lebih peka terhadap perkembangan industri digital saat ini,” harap Hira. (wt)

    COPYRIGHT © 2019 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan